tv bersama
Menteri Pendidikan Italia Mundur lantaran Biaya Kurang

Menteri Pendidikan Italia Mundur lantaran Biaya Kurang

Berita

Menteri Pendidikan, Kampus, serta Analisa Italia, Lorenzo Fioramonti, akan memutuskan mundur dari pemerintahan lantaran kekurangan biaya. Walaupun sebenarnya, dia baru-baru ini memegang di kabinet Pertama Menteri Giuseppe Conte pada September waktu lalu. Diadukan DW. com, Kamis (26/12/2019) , Fioramonti memohon biaya penambahan sebesar 3 miliar euro (Rp 46, 4 triliun) buat menambah mutu kampus serta sekolah. Surat pengunduran diri yang dia berikan terhadap PM Conte pun membicarakan gosip itu.

Pengunduran diri ini tunjukkan ultimatum Fioramonti pada September lalu, disaat penggabungan pemerintahan partai Pergerakan Lima Bintang (Movimento 5 Stelle/M5S) baru dibuat. Kala itu, pria yang seseorang akademisi ini udah mengintimidasi siap mengundurkan diri jadi menteri apabila biaya pendidikan tak naik sebesar USD 3 miliar buat tahun depannya. Pergerakan Lima Bintang sebagai partai populis yang dibuat oleh Beppe Grillo, seseorang aktor serta komedian. M5S mempunyai haluan populisme, anti-globalisme, serta pro-lingkungan.

Baca juga : Berlibur ke Boston, Sandiaga Uno Tidak Menyengaja Berjumpa AHY

Pengunduran diri Fioramonti berubah menjadi pukulan untuk pemerintahan Gerakan Lima Bintang yang tengah bergelut dengan soal area eropa serta migrasi. Situasi internal Pergerakan Lima Bintang pun tengah rasakan tak suka dengan kepemimpinan Luigi Di Maio. Saat memegang jadi Menteri Pendidikan, Fioramonti jagokan kurikulum hijau yang memasukkan pelajaran terkait perkembangan terus-terusan serta lingkungan. Kurikulum ini mesti dipraktekkan pada 2020 di sekolah-sekolah negeri.

2 thoughts on “Menteri Pendidikan Italia Mundur lantaran Biaya Kurang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *